Mencari Ilmu

Kumpulan Artikel Berbagi Pengetahuan

Hasil Tes CPNS Honorer K2 www.menpan.go.id

Pengumuman kelulusan tes TKD CPNS Honorer K2 diumumkan melalui laman situs website www.menpan.go.id setelah beberpa kali mengalami kemunduran jadwal pengumuman hasil tes cpns honorer kategori II di pada seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil jalur khusus untuk tenaga honorer tahun anggaran 2013-2014 ini.

Alasan penundaan pengumuman hasil tes honorer K2 ini adalah karena beberapa alasan berkaitan dengan teknis. Demikian diungkapkan oleh Pmerintah Republik Indonesia. Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Azwar Abubakar, untuk beberapa wilayah perlu ada perundingan khusus pemerintah karena tidak semua honorer memenuhi kriteria seperti yang ditetapkan pemerintah. Termasuk di antaranya para guru di wilayah pedalaman.

Pengumuman Kelulusan Hasil Tes TKD CPNS Honorer K2 www.menpan.go.id

Syarat penentuan kelulusan tes cpns honorer K2 ini adalah berdasarkan pada passing grade kelulusan cpns dengan tetap empertimbangkan masa pengabdian tenaga honorer yang bersangkutan. Dilihat pula masa kerja dan usia umum tenaga honorer bersangkutan pula. Namun penentuan kelulusan juga melihat, apakah pegawai itu dibutuhkan atau tidak dalam formasi jabatan yang akan diisi. Bidang tugas dan wilayah penugasan dari tenaga honorer itu sendiri juga menjadi pertimbangan.

Nama-nama yang lulus tes cpns honorer k2 ini nantinya akan diumumkan secara resmi di website kementrian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi di http://www.menpan.go.id dan juga website yang resmi ditunjuk pemerintah untuk menginformasikan hasil akhir final cpns honorer tahun ini.

Melihat dan belajar dari pengumuman hasil tes cpns jalur umum maka pengumuman ini akan direlay juga pada website seperti halnya cpns2013.jpnn.com, cpns.liputan6.com, dan juga sscn.bkn.go.id.

Honorer K2 Tidak Lulus Bisa Ikut Tes CPNS Honorer K2 Tahun 2014

Imbauan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar agar para honorer kategori dua (K2) yang gagal menjadi CPNS belajar lagi dan ikut tes CPNS 2014, malah membikin honorer merasa galau.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Presidium Forum Honorer Indonesia (FHI) Pusat Eko Imam Suryanto mengatakan, imbauan Azwar itu juga membuat bingung para honorer.

"FHI sangat tidak setuju terkait pernyataan MenPAN-RB bahwa yang gagal tidak lulus boleh ikut tes lagi di tahun 2014. FHI menganggap pernyataan ini membingungkan dan semakin membuat galau para honorer K2," ujar Eko Imam dalam keterangan tertulisnya kepada JPNN.com, Sabtu (8/2)

Menurut Eko, dari segi usia, sudah jelas mayoritas honorer K2 tidak akan memenuhi persyaratan ikut tes CPNS 2014 jalur umum. Terlebih lagi, MenPAN-RB sudah beberapa kali mengatakan, masuk 2014 sudah tidak boleh lagi ada tenaga honorer.

"Ataukah pemerintah akan membuat lagi ujian masuk CPNS yang diikuti sesama honorer? Ini bikin bingung. FHI menilai pemerintah tidak serius dan tidak ada niat baik untuk mencari solusi terbaik bagi yang tidak lulus," kata Eko (jppn.com).

Pengumuman Kelulusan Tes CPNS Honorer K2

Pengumuman hasil tes cpns honorer K2 5 pebruari tahun 2014 akan diumumkan secara resmi oleh Kementrian PAN-RB melalui laman website www.menpan go.id dan akan direlay pula oleh website yang telah ditunjuk pula nantinya. Karena memang beberapa kali pengumuman hasil TKD cpns honorer kategori II ini mengalami kemunduran dar jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya oelh Pemerintah.

Dan pengumuman hasil tes cpns umum dan juga tes cpns honorer memang berbeda waktunya. Penentuan kelulusan tes cpns honorer K2 ini menurut pemerintah ada beberapa kategori tenaga yang menjadi prioritas dalam hal ini yaitu :
  1. Tenaga Pendidik.
  2. Tenaga Kesehatan.
  3. Penyuluh.
Pengumuman Kelulusan Tes CPNS Honorer K2 5 Februari 2014

Pengangkatan tenaga honorer k-II menjadi CPNS ini sejalan dengan ketentuan-ketentuan dari PP 48 /2005 dan PP 56/2012 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer. Inti dari PP dimaksud antara lain, Pengangkatan K2 menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil sangat diprioritaskan bagi tenaga guru, tenaga kesehatan, tenaga penyuluh dan juga tenaga teknis / administrasi tertentu.

Pengangkatan Tenaga Honorer K-II menjadi CPNS disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan negara berdasarkan formasi sampai dengan tahun anggaran 2014.

Penentuan kelulusan didasarkan nilai ambang batas kelulusan (passing grade) yang ditetapkan oleh Kemenpan atas pertimbangan Mendikbud dengan memperhatikan pendapat dari konsorsium PTN. Namun kelulusan tetap mempertimbangkan masa pengabdian tenaga honorer yang bersangkutan pula.

Berdasarkan data Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS, secara umum, honorer kategori 2 yang mengikuti tes CPNS berpendidikan SLTA sampai D3. Dari sekitar 600 ribu peserta, sekitar 250 ribu diantaranya adalah tenaga pendidik. Untuk guru, diperkirakan sekitar 100 ribu yang akan diterima.

Gaji Dan Tunjangan Kepala Desa

Undang-Undang No 6 tahun 2014 tentang Desa adalah berisikan mengenai hal seperti halnyua Kedudukan dan Jenis Desa, Penataan Desa, Kewenangan Desa, Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Hak dan Kewajiban Desa dan Masyarakat Desa, Keuangan Desa dan Aset Desa, serta Pembangunan Desa dan Pembangunan Kawasan Perdesaan.

Presiden SBY telah menandatangani pengesahan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa pada tanggal 15 Januari Tahun 2014 kemarin setalh sebelumnya Dewan Perwakilan Rakyat telah menyetuji pula akan UU tentang Desa tersebut pada rapat paripurna DPR 18 Desember 2013 tahun lalu.

Kepala Desa Mendapat Gaji Dan Tunjangan

Gaji dan Tunjangan Kepala Desa Lurah

Dalam UU tersebut diatas yang mengatur mengenai desa, maka besaran gaji dan juga tunjangan lain bagi kepala desa dan juga perangkay desa lainnya di atur pula. Berikut informasi yang dilansir dari laman situs www.setkab.go.id yang berisikan tentang informasi mengenai Kepala Desa Kini Dapat Gaji dan Tunjangan Tetap berdasarkan UU No 6 Tahun 2014.

Peraturan mengenai gaji kepala desa ini seperti yang ada di dalam pasal 26 Ayat (3c,d) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 yang berbunyi :" Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Desa berhak menerima penghasilan tetap setiap bulan, tunjangan dan penerimaan lainnya yang sah, serta mendapat jaminan kesehatan, dan mendapatkan perlindungan hukum atas kebijakan yang dilaksanakan."

Larangan Bagi Kepala Desa

Ada beberapa hal yang berhubungan dengan peraturan UU tentang larangan bagi para kepala desa antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Merugikan kepentingan umum.
  2. Membuat keputusan yang menguntungkan diri sendiri, anggota keluarga, pihak lain, dan atau golongan tertentu.
  3. Melakukan tindakan diskriminatif terhadap warga dan/atau golongan masyarakat tertentu.
  4. Menjadi pengurus partai politik.
  5. Menjadi anggota dan/atau pengurus organisasi terlarang.
  6. Ikut serta dan/atau terlibat dalam kampanye pemilihan umum dan/atau pemilihan kepala daerah.
  7. Meninggalkan tugas selama 30 hari kerja berturut-turut tanpa alasan yang jelas.
Masa jababatan Kepala desa juga diatur dalam UU tentang desa ini yaitu bahwasannya Kepala Desa memegang jabatan selama 6 (enam) tahun terhitung sejak tanggal pelantikan, dan dapat menjabat paling banyak 3 (tiga) kali masa jabatan secara berturut-turut atau tidak berturut-turut.

Yang termasuk dalam bagian perangkat desa antara lain adalah sebagai berikut :
  • Sekretaris Desa.
  • Pelaksana kewilayahan.
  • Pelaksana teknis yang kesemuanya bertugas membantu Kepala Desa dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya.
Sumber Pendapatan Desa adalah berasal dari hal-hal berikut ini :
  1. Pendapatan asli Desa.
  2. Alokasi APBN.
  3. Bagian dari hasil pajak daerah dan retribusi daerah Kabupaten/Kota.A
  4. lokasi dana Desa yang merupakan bagian dari dana perimbangan yang diterima Kabupaten/Kota.
  5. Bantuan keuangan dari APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota.
  6. Hibah dan sumbangan yang tidak mengikat dari pihak ketiga.
  7. Lain-lain pendapatan desa yang sah.

Pendaftaran Tenaga Kesehatan Haji 2014 www.puskeshaji.depkes.go.id

Pendaftaran Tenaga Kesehatan Haji Indonesia TKHI PPIH 2014 ini akan berbeda sistem rekrutmen dan tata cara pendaftaran dari tahun-tahun sebelumnya. Karena dalam tahapan rekrutmen PKHI 2014 ini adalah bagi para tenaga kesehatan yang ingin mendaftarkan dirinya menjadi bagian dari tenaga kesehatan pada pelaksaan haji tahun 2014-2014 ini diharuskan untuk membuat akun terlebih dahulu di dalam laman situs website Portal Rekrutmen Petugas Kesehatan Haji Indonesia yaitu di puskeshaji.depkes.go.id/rekrutmen untuk bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Informasi lowongan penerimaan TKHI PPIH tahun 2014-2015 ini adalah berdasarkan pada informasi yang ada di dalam Pusat Kesehatan Haji Kementrian Kesehatan yaitu dalam laman situs http://puskeshaji.depkes.go.id/rekrutmen/. Sehingga dalam hal dan juga didalam rangka penyempurnaan penyelenggaraan kesehatan haji, maka pendaftaran sebagai Petugas Kesehatan Haji Indonesia telah dapat dilakukan untuk rentang masa tugas tahun 2014, 2015 dan atau 2016 tahun selanjutnya.

Pendaftaran Tenaga Kesehatan Haji 2014 www.puskeshaji.depkes.go.id

Untuk itulah maka diharapkan untuk para pelamar dan juga para pendaftar untuk menjadi PPIH maupun TKHI di tahun 2014 ini ketika akan melakukan proses pendaftaran sebagai Tenaga Kesehatan Haji dan juga Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, maka setiap peminat dipersyaratkan harus mempunyai sebuah akun pribadi. Satu orang hanya dapat memiliki satu akun tenaga kesehatan haji dan berlaku untuk periode rekrutmen tahun selanjutnya. Pembuatan akun dapat dilakukan sepanjang tahun.

Lowongan Penerimaan TKHI PPIH 2014 ini akan dilakukan secara online dan untuk setiap peminat yang akan mendaftarkan diri sebagai tenaga kesehatan haji Indonesia baik untuk kloter maupun non kloter diharuskan memdaftarkan email terlebih dahulu sebelum melakukan registrasi secara online. Dan email yang digunakan untuk melakukan proses pendaftaran adalah merupakan email yang aktif karena segala proses tahapan rekrutmen TKHI PPIH 2014 ini nantinya melalui email yang didaftarkan tersebut.

Proses Tahapan Rekrutmen Petugas Kesehatan Haji Indonesia

Berikut ini adalah merupakan Tahapan Rekrutmen Tenaga Kesehatan Haji Tahun 2014 terdiri dari 10 tahap yaitu sebagai berikut :
  1. Pembuatan akun peminat.
  2. Pengambilan nomor formulir (NF).
  3. Pemberkasan (cetak NR, kelengkapan berkas) dan pengiriman ke PO BOX.
  4. Seleksi Potensi dan Adminitrasi.
  5. Nominasi Peserta dan Pemeriksaan Psikometri.
  6. Nominasi Peserta Latih.
  7. Pelatihan Kompetensi.
  8. Pelatihan Integrasi.
  9. Penetapan sebagai petugas.
  10. Pengerahan/Penugasan.
Tahapan pada rekutmen tenaga haji Indonesia ini juga didapatkan serta dilansir dari laman website puskeshaji.depkes.go.id/webs yang sampai saat artikel dan informasi penerimaan ini dimuat masih dalam proses mengenai beberapa tahapan yang harus dimengerti dan dipahami dengan baik oleh para calon pelamar tenaga-tenaga kesehatan haji di tahun 1435 H ini.

Formasi Tenaga Kesehatan haji 2014 ini seperti pengalaman di tahun 2013 kemarin adalah seperti formasi untuk dokter umum dan dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis penyakit jantung, spesialis syaraf, spesialis bedah dan dokter spesialis anestesi.

Juga tersedia untuk formasi perawat TKHI PPIH, Analisis Kesehatan, Rekam Medik, Radiografer, Tehnik Elektromedik, Nutrisionis dan Dietisian, Apoteker dan asisten apoteker, Sanitasi Surveilans.

Pada tahapan pengisian biodata diharapkan untuk setiap pelamar harus cermat dan hati-hati serta teliti dalam memasukkan tiap data pada form-form pendaftaran dan pengisian yang telah tersedia bila telah memiliki akun pendaftaran secara online.

Karena kesalahan sedikit pada saat memasukkan data akan bisa menyebabkan ketidaksahan persyaratan dan bisa menjadi salah satu penyebab tidak lulusnya persyaratan administrasi pendaftaran PKHI di tahun 2014 ini.

Untuk itu pastikan juga bahwasannya semua data yang dimasukkan adalah benar adanya ketika melakukan proses pendaftaran TKHI PPIH di tahun ini. Pelanggaran terhadap ketentuan pengisian data akan menghilangkan kesempatan untuk mendaftar sebagai petugas kesehatan haji dan akan ditindak menurut peraturan berlaku.

Persyaratan Formasi Tenaga Kesehatan Haji Tahun 2014

Untuk persyaratan dan juga formasi tenaga kesehatan haji Indonesia di tahun 2014-2015 ini silakan rekan-rekan membacanya lebih lanjut lagi di dalam link tautan berikut ini untuk memperoleh informasi selengkapnya yaitu di : Pendaftaran Rekrutmen TKHI PPIH Tahun 2014.